Headline News

Ketua Geng Motor Warser Ditangkap Saat Live TikTok, Diduga Terlibat Tiga Kasus Penganiayaan


 

Jurnalis: Syamsul Timen | Editor: RJH

Azzamtv.com | Makasar, Sulawesi Selatan - Polisi menangkap ketua geng motor Warser bersama empat anggotanya, yang diduga terlibat aksi penculikan dan penganiayaan terhadap seorang pengendara di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Para pelaku yang disebut telah tiga kali dilaporkan terkait aksi penganiayaan dan pengerusakan, ditangkap saat tengah melakukan siaran langsung di media sosial TikTok.


Aksi penggerebekan markas geng motor Warser oleh Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar, sempat terekam kamera. Polisi mengepung sebuah rumah, yang menjadi lokasi para anggota geng motor tersebut melakukan siaran langsung di TikTok, pada Rabu (23/9/2026) dini hari.


Dari penggerebekan itu, polisi mengamankan lima orang. Salah satunya Caizar 19 tahun, yang disebut sebagai ketua atau pimpinan kelompok motor tersebut.


Menurut catatan kepolisian, Caizar disebut pernah menjalani hukuman terkait kasus penganiayaan, yang melibatkan geng motor.

Caizar bersama sejumlah rekannya, dilaporkan terkait dugaan penganiayaan terhadap seorang warga. Korban disebut sempat diculik di jalan, sebelum mengalami penganiayaan menggunakan senjata tajam dan busur panah.


Menurut Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar, AKP Sangkala, polisi masih mendalami peran masing-masing dari lima orang yang diamankan. Polisi juga menyebut terdapat sekitar tiga tempat kejadian perkara yang masih dalam proses pendalaman.


Adapun motif aksi tersebut masih didalami. Namun, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kelompok ini diduga kerap melakukan konvoi pada waktu tertentu, yang kemudian berujung pada aksi penyerangan terhadap warga.


Dari penggerebekan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya sepeda motor yang diduga digunakan, serta senjata tajam dan busur panah yang berkaitan dengan kasus yang sedang ditangani.


Kelima orang yang diamankan, selanjutnya dibawa ke Polrestabes Makassar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


Sementara itu, polisi masih memburu sejumlah orang lainnya, yang diduga terlibat dan identitasnya telah dikantongi penyidik.


Proses penyelidikan dan pendalaman kasus masih terus dilakukan, untuk memastikan peran masing-masing pihak. (ST)

0 Komentar

© Copyright 2023 - AzzamTV