Jurnalis: Syamsul Timen | Editor: RJH
Azzamtv.com | Kota Makassar, Sulawesi Selatan - Kericuhan mewarnai aksi unjuk rasa terkait kelangkaan bahan bakar minyak atau BBM di depan Kantor PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Selatan, Kota Makassar.
Massa yang geram karena belum mendapat kesempatan bertemu pihak Pertamina berupaya menerobos masuk ke dalam gedung.
Aksi tersebut dihalau petugas keamanan hingga situasi sempat memanas.
Aksi unjuk rasa mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Aktivis Mahasiswa atau GAM di depan Kantor PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Selatan, Jalan Garuda, Kecamatan Mariso, Kota Makassar, sempat berujung kericuhan.
Massa berupaya masuk ke dalam gedung karena menuntut penjelasan terkait kelangkaan BBM serta gas LPG tiga kilogram bersubsidi yang terjadi di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan.
Upaya massa langsung dihalau petugas keamanan Pertamina. Situasi sempat memanas hingga petugas kepolisian turun tangan dan meminta massa kembali menyampaikan aspirasi secara tertib.
Kapolsek Mariso, Kompol Mahrus Ibrahim, mengatakan sejumlah kelompok mahasiswa sebelumnya telah merencanakan aksi unjuk rasa di lokasi tersebut.
Puluhan personel kepolisian pun disiagakan untuk mengamankan jalannya aksi. Menurutnya, insiden yang sempat terjadi masih dapat dikendalikan oleh aparat keamanan.
Kepolisian mengimbau massa untuk tetap menyampaikan aspirasi secara tertib dan tidak melakukan tindakan yang dapat merusak fasilitas umum maupun fasilitas milik Pertamina.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang diterima pimpinan Pertamina saat aksi berlangsung tengah melakukan pengecekan kondisi SPBU di sejumlah wilayah Kota Makassar.
Dari pantauan di lapangan, antrean kendaraan masih terjadi di sejumlah SPBU di Kota Makassar.
Salah satunya di SPBU Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Ujung Pandang. Untuk mengurai kepadatan, antrean kendaraan dibagi menjadi dua jalur oleh petugas Dinas Perhubungan Kota Makassar. (ST)





0 Komentar