Jurnalis: Syamsul Timen | Editor: RJH
Azzamtv.com | Makassar, Sulawesi Selatan - Bentrok dua kubu warga di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, kembali pecah, pada Minggu (13/9/2026) dini hari. Tak hanya saling serang menggunakan batu di badan jalan, kedua kelompok juga menggunakan busur panah, petasan, hingga bom molotov.
Sejumlah warga pelaku bentrokan terluka terkena anak panah, sementara polisi menyita ratusan anak panah dari lokasi kejadian.
Aparat gabungan dari Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan, di antaranya Unit Jatanras dan Sabhara, berulang kali melepaskan tembakan peringatan ke udara serta gas air mata.
Tindakan tersebut dilakukan saat polisi berusaha melerai bentrokan warga yang kembali pecah pada Minggu dini hari, di badan Jalan Borong Raya, Kecamatan Manggala, Kota Makassar.
Bentrok melibatkan kelompok warga dari Perumahan Aditarina dengan kelompok warga Bitoa.
Kedua kelompok terlibat aksi saling serang menggunakan batu, busur panah, petasan, hingga bom molotov.
Akibat bentrokan tersebut, sejumlah warga diketahui mengalami luka-luka dan terkena anak panah. Situasi di sekitar lokasi pun sempat mencekam.
Bentrokan bahkan merembet hingga terjadi aksi penyerangan terhadap aparat kepolisian yang berupaya mengendalikan situasi.
Diduga, bentrokan tersebut dipicu persoalan yang terjadi dalam aksi bentrok sehari sebelumnya, ketika salah satu kelompok warga melakukan penyerangan terhadap kelompok lawan.
Saat bentrokan berlangsung, para pengguna jalan tidak dapat melintas. Para pelaku memblokade badan jalan dan menjadikannya sebagai bagian dari area bentrokan.
Untuk mencegah bentrokan susulan, aparat kepolisian dari Polsek Manggala kini disiagakan di lokasi setelah situasi mulai mereda. Rencananya, kedua kelompok warga yang terlibat bentrokan akan dipertemukan di kantor kecamatan setempat untuk dilakukan mediasi dan upaya perdamaian. (ST)

0 Komentar