Headline News

MIO PD Karawang Gelar Maulid Nabi Jadi Momentum Doa dan Solidaritas untuk Lima Wartawan yang Hilang


 

Jurnalis dan Editor: Johar Hasibuan

Azzamtv.com | Karawang, Jawa Barat – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di lingkungan Media Independen Online (MIO) Indonesia Kabupaten Karawang tahun ini berlangsung dalam suasana penuh keprihatinan. Di tengah lantunan doa dan tausiah keagamaan, jajaran pengurus dan anggota MIO Karawang turut memanjatkan doa bagi lima wartawan yang dilaporkan hilang saat menjalankan tugas jurnalistik dalam peliputan erupsi Anak Gunung Krakatau.


Kegiatan yang digelar di Sekretariat MIO Indonesia PD Karawang, Jalan Arif Rachman Hakim, Karawang, Sabtu (19/9/2026), tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus menunjukkan kepedulian dan solidaritas sesama insan pers.


Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Ustadz Dadang Hermansyah, kemudian dilanjutkan dengan salat gaib, pembacaan Mahallul Qiyam sebagai bagian dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, tausiah keagamaan, serta doa bersama.


Doa bersama tersebut menjadi ungkapan kepedulian jajaran MIO Karawang terhadap rekan-rekan wartawan yang hingga kini masih dalam proses pencarian, sekaligus doa bagi keluarga yang tengah menanti kepastian dan menghadapi masa sulit.


Ketua MIO Indonesia PD Karawang, Mardiman Ujung, mengajak seluruh jajaran pengurus dan anggota untuk bersama-sama mendoakan para wartawan tersebut serta memberikan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan.






"Ini bukti solidaritas kita satu profesi. Mari kita doakan, semoga Allah SWT memberikan mukjizat kepada mereka maupun keluarga," kata Mardiman.


Ketua Dewan Pembina MIO Indonesia PD Karawang, H. Erick H. Kusumah, SE, juga menyampaikan rasa duka cita atas musibah yang dialami para wartawan tersebut.


"Saya secara pribadi turut berdukacita atas hilangnya rekan-rekan kita yang sampai saat ini masih belum ditemukan di medan tugas saat Anak Gunung Krakatau erupsi," ujar Erick.


Ia berharap para wartawan yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan. Sementara bagi mereka yang telah dinyatakan meninggal dunia, Erick mendoakan agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.


"Semoga almarhum husnul khatimah dan bagi keluarganya diberikan ketabahan," katanya.


Selain menjadi ruang untuk mengenang dan mendoakan rekan seprofesi, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan antaranggota MIO Karawang.


Di hadapan jajaran pengurus dan anggota, Erick menegaskan pentingnya menjaga silaturahmi serta membangun organisasi yang mampu memberikan ruang bagi peningkatan kapasitas sumber daya manusia.


Ia menyatakan siap memberikan sumbangsih pemikiran maupun dukungan dalam berbagai program organisasi, khususnya kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan kompetensi anggota.


"Saya siap memberikan sumbangsih pemikiran dan lainnya, khususnya bila mengadakan pelatihan untuk meningkatkan sumber daya manusianya," kata Erick.


Sementara itu, dalam tausiyahnya, KH. Muhsin Salim Nasution, Lc., MC., mengingatkan bahwa setiap kebaikan harus dilakukan dengan cara yang baik. Menurutnya, kebaikan yang ditempuh dengan cara yang keliru dapat menghasilkan sesuatu yang tidak sesuai dengan tujuan awal.


Ia juga menekankan pentingnya peningkatan sumber daya manusia sebagai bagian dari upaya membangun organisasi media yang profesional, berdaya, serta mampu menjalankan fungsi jurnalistik secara bertanggung jawab.


Pesan-pesan keagamaan tersebut menjadi pengingat bagi jajaran MIO Karawang bahwa tugas jurnalistik tidak hanya berkaitan dengan menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga membutuhkan kepedulian, tanggung jawab, solidaritas, dan nilai-nilai kemanusiaan.


Seluruh rangkaian kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan doa bersama berlangsung secara khidmat dan ditutup oleh Ketua PW MIO Indonesia Jawa Barat, Azhari, S.Sos. (RJH)

0 Komentar

© Copyright 2023 - AzzamTV